mo berbagi cerita baksos di kampung lio, dibelakang stasiun depok baru…
begitu sampai di lokasi banyak anak2 berbaju lusuh, kurus2, rumah2 yang hanya terbuat dari bilik bambu, cuma tdd 2 kamar, ga ada jendela. dari luar aja keliatan gelap and sumpek..wah,surganya kuman TBC tuch.
aku duduk..beberapa anak perempuan mendekat. tadinya aku cuma tanya namanya, kelas berapa, ternyata pertanyaan simpelku berlanjut dengan cerita dari anak2 tanpa aku tanya.malah 1 orang lgs ngelendot di pangkuanku.aku orangnya ga biasa akrab dengan anak kecil,tapi kemanjaan mereka dan usaha mereka untuk menarik perhatianku malah bikin aku terenyuh,anak2 yg kekurangan belaian,perhatian dari orang tuanya (mungkin itu yg membuat mereka begitu "manja" ma kakak2 yg ada disitu…entahlah).
Ada anak umur sekitar 8 thn yang kakinya dibalut kain,aku tanya kenapa?dia jawab jatuh didorong dari kereta sama orang kaya. Akhir dari kata2nya terdengar sinis walau saat bicara tanpa ekspresi di wajahnya. Saat itu rasanya sedih bgt, untung keretanya lagi berhenti, aku periksa alhamdulillah cuma ekskoriasi (lecet di kulit ari).Aku tanya sekolahnya..ada yang sekolah ada juga yang ga sekolah. Mengamen/atau meminta2 di kereta/stasiun adalah hal biasa untuk mereka. Aku tanya ibunya mana,rata2 dijawab lagi ngamen/jualan di stasiun. Siapa yang ngurus anak2 ya?
Di pengobatan keluhan terbanyak orang tua adalah anak ga doyan makan, maunya jajan. Bukannya su’udzon tapi bagaimana mereka kasih perhatian terhadap apa yang anak mereka makan klo ke2 ortu kerja?memberi makan anak kan sgt complicated, ga gampang,butuh perhatian dan kreatifitas lebih.jadi menurutku sangat wajar anak2 lebih suka jajan daripada makan. Hasilnya, rata2 anak balita kurang gizi (ini penilaian kasarku berdasarkan BB)
Ada 1 ibu2 yang mengeluh pegal2.orangnya gemuk. Ketika aku tanya kerja dimana dia bilang ngemis di UI dengan spontan tanpa ekspresi malu di wajahnya.degggg…satu lagi kepedihan datang di hati…
Lalu datang anak dengan jari2 tangan penuh pionikia dan jari2 kaki sebagian putus (tinggal 1 falang) dan sebagian “hancur’ (berkrusta, pus (+), kuku (-) ) Aku ga pernah lihat yang seperti itu. Kusta kah?tapi ga ada lesi makula/plak2 di kulit yang lain. Menurut ibunya pernah berobat ke Sp.KK dan dikatakan infeksi jamur, bisa ya infeksi jamur sampe bikin nekrosis sampe tulang? Apa karena immunocompromised dan hygiene buruk? Akhirnya aku hanya bisa kasih antibiotik, kotrimazol (ga ada anti jamur sistemik) dan nasehat kompres PK dan jaga hygiene…mudah2an panitia kemarin menepati janjinya untuk membantu pengobatan anak itu lebih lanjut….
Sedang banyak2nya pasien aku diganggu anak2 laki2 yang berkerumun melihat dan mencoba2 stateskop dan penlightku. Karena capek, laper (aku akhirnya baru bisa makan jam 3 setelah pengobatan selesai) dan pasien masih banyak, dengan berusaha menahan kesal aku menyuruh mereka main di tempat lain dulu. Aku jahat ya,mungkin mereka sangat ingin tahu stateskop (eh kedengeran2..kata mereka dengan riang ketika mencoba stateskopku). Aduh ade, bukannya ga ingin aku main dan meminjamkan alatku…tapi pasienku masih banyak…dan hatiku pun terasa pedih lagi….tiba2 ada 2 tangan yang memijat punggungku…aduh ade…tau ya aku capek? Kemudian dia menyandarkan punggungnya ke punggungku…aduh, bukan saat bermain de….aku melirik panitia,berharap ada panitia yang menyuruh anak2 itu pergi and it works…jadilah panitia berkejar2an dengan anak2 itu untuk menyuruh mereka main di tempat lain.
Karena banyak ditemukan anak2 yang menderita penyakit kulit, trus jadi menanyakan kondisi air di lingkungan itu. Katanya mereka biasa pake air sumur, itupun yang punya 1 orang dan warga memakainya bersama2 dengan membayar Rp.500/x. gimana mo baik hygienenya klo kondisinya seperti itu. Rumah yang padat dengan ventilasi dan sanitasi yang buruk (PH bgt sih, jadi inget mamih N_ _ _ A). Dan itu hanya beberapa ratus meter dari kantor walikota depok !!! (mudah2an walikota depok akhirnya dilantik adalah orang yang amanah, bukan orang yang curang dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, hayo pada dukung siapa? hehehe…). Rencana mengadakan survei lingkungan dan menyusun proposal untuk pengadaan MCK pun terlontar…mudah2an ga hanya semangat sesaat…
Baru kali ini aku baksos di tempat2 yang benar2 ”tepat”. Mungkin masih banyak kondisi seperti ini di luar sana…Dalam 1 hari berkali2 merasakan pedih di hati….
Ya Allah, lembutkanlah hati ini, buatlah agar lebih peka terhadap sesama dan jauhkanlah dari keinginan mementingkan diri sendiri dan mengejar dunia yg tak ada habis2nya……